Understanding Principles and Elements of Design

Desain grafis adalah prosedur menggabungkan teks bersama dengan grafis. Hal ini dilakukan untuk mengkomunikasikan pesan yang efektif selama perancangan website, logo, grafik, brosur, poster bersama dengan berbagai bentuk komunikasi visual lainnya. Para desainer grafis mencapai tujuan ini melalui kombinasi elemen serta prinsip-prinsip perancangan.

Mari kita periksa beberapa elemen dan prinsip desain.

Elemen Desain:

Desainer grafis untuk melakukan pencetakan dan desain halaman situs web memanfaatkan berbagai elemen untuk menciptakan desain yang kuat. Tujuan utamanya adalah untuk menarik perhatian audiens target dan memotivasi perilaku mereka terhadap tindakan tertentu.

Mari kita lihat beberapa elemen desain grafis:

Garis:

Garis adalah sesuatu yang sedang dipertimbangkan dengan dua cara. Tanda linier yang dibuat dengan pena atau tepi dibuat saat dua bentuk benar-benar bertemu.

Bentuk:

Bentuknya adalah mandiri dan juga area yang ditentukan baik dari bentuk geometris maupun organik. Ada tiga bentuk dasar geometris yang meliputi persegi, lingkaran, dan segitiga.

Tekstur:

Penciptaan tekstur visual dilakukan melalui pemanfaatan teknik grafis. Ini sebenarnya menambahkan elemen perhatian pada halaman web atau berfungsi sebagai latar belakang pada desain situs web.

Warna:

Warna jelas merupakan salah satu elemen terpenting yang digunakan untuk menarik perhatian dan untuk mewakili emosi serta suasana hati. Warna merah adalah representasi dari kekuatan, amarah, dan gairah dan biru menunjukkan kedamaian dan juga keamanan

Nilai:

Nilai adalah representasi dari gelap atau terang area desain. Ini benar-benar menciptakan kontras sekaligus penekanan.

Ukuran:

Ukuran merupakan indikasi pentingnya desain. Ukuran yang besar menunjukkan elemen yang paling krusial dan menarik perhatian pemirsa ke arahnya.

Baca Juga: Bagaimana Chatbots Mengubah Desain Web UX (dan Mengapa Situs Anda Membutuhkannya)

Prinsip Desain:

Prinsip-prinsip desain grafis menggabungkan cara-cara di mana perancang benar-benar mengumpulkan elemen-elemen individual dalam keseluruhan kohesif. Para desainer grafis menarik perhatian audiens terhadap elemen-elemen penting melalui penempatan elemen terpenting pada posisi yang menarik perhatian maksimal.

Beberapa prinsip desain Grafis desainer mana yang harus benar-benar diingat untuk membuat grafik dan visual yang mengagumkan adalah:

Keseimbangan:

Ini sebenarnya adalah distribusi bobot visual dari objek, warna, tekstur, serta ruang. Ketika desain berskala satu, berbagai elemen harus diimbangi untuk memberikan stabilitas pada desain.

Tekanan:

Ini adalah bagian dari desain yang benar-benar menarik perhatian audiens target. Desainer umumnya membuat salah satu area menonjol melalui kontras dengan area lainnya.

Gerakan:

Ini melibatkan seluruh jalur di mana mata pemirsa benar-benar bergerak saat melihat karya seni dan seringkali menuju area fokus itu sendiri.

Penjajaran:

Penjajaran tersebut mencakup pelurusan elemen-elemen desain itu sendiri yang berada di sepanjang bagian atas, bawah, dan tengah serta ke arah samping juga. Elemen yang disejajarkan tidak selalu memiliki tipe yang serupa.

Kedekatan:

Kedekatan sebenarnya membantu dalam menjaga hubungan antara dua item bersama-sama. Tidak ada persyaratan untuk memposisikan elemen secara dekat tetapi masalahnya harus dihubungkan secara visual.

Kontras:

Kontras sebenarnya terjadi melalui penjajaran elemen-elemen yang berlawanan yaitu yang besar versus yang kecil atau yang gelap dengan yang lebih terang. Kontras dapat digunakan untuk menyoroti elemen paling penting dari desain. Ini sebenarnya bisa dicapai dengan bantuan warna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *